BackPublished : 2010-05-04Macam-macam Investasi, Mana Yang Paling Pas?
Sebelum terjun ke dunia investasi, ada baiknya mengenal terlebih dahulu
jenis-jenis investasi yang ada. Pemilihannya tentu terpulang kepada
keberanian kita dalam mengambil risiko atau yang sering disebut profil
risiko. Berikut adalah jenis-jenis investasi yang dapat anda pilih.
1. Investasi Emas
Logam mulia atau emas 99,99% adalah salah satu logam berharga dan
langka yang keberadaannya dapat diterima oleh kalangan umum. Sifatnya
yang mudah dibentuk, membuat emas sering dipakai dalam pembuatan
perhiasan. Emas juga merupakan alat investasi yang aman &
menguntungkan.
Dalam situasi yang tidak menentu, banyak orang yang beralih ke emas
karena emas mempunyai nilai yang lebih stabil dan dianggap sebagai mata
uang tanpa batasan asset yang penting & aman yang dapat diuangkan
setiap saat dibutuhkan. Pergerakan nilai tukar US Dollar yang searah
dengan emas, membuat investor emas mendapatkan keuntungan ganda bila
harga emas naik. Investasi Tabungan
Investasi tabungan sama artinya dengan menabung, menyimpan dalam
rekening tabungan dibank, ini dapat dikatakan tidak berinvestasi.
Karena bunga deposito bank di Indonesia saat ini sangat rendah.
Ditambah dengan adanya tingkat inflasi yang cukup tinggi, maka nilai
uang dalam tabungan atau deposito akan tidak berarti apa - apa dimasa
yang akan datang. Tetapi investasi tabungan masi lebih baik
dibandingkan dengan menyimpan uang dirumah. Menabung dibank tidak
berarti tidak memperoleh keuntungan, karena dibank uang kita aman serta
kita bisa menarik tabungan kapan saja ketika dibutuhkan.
2. Investasi Asuransi
Asuransi pada dasarnya adalah sebuah sistem untuk merendahkan
kehilangan finansial dengan menyalurkan risiko kehilangan dari
seseorang atau badan ke lainnya atau produk keuangan yang memberikan
proteksi financial. Sedangkan menjadi investasi menjadi fungsi tambahan
sehingga tidak bisa investasi saja tanpa membeli investasi. Asuransi
yang bisa dijadikan sarana investasi adalah
• Dwiguna, investasi yang sudah diberikan jaminan minimal memberikan
keuntungan tertentu. Investasi ini sangat hati-hati sekali karena sudah
diberikan jaminan, sehingga hasilnya cenderung lebih rendah.
• Unitlink, investasi ini cenderung lebih agresif sehingga hasilnya
cenderung lebih tinggi, dan tentunya diimbangi dengan resiko naik turun
nilainya.
3. Investasi Reksadana
Reksadana lebih unggul dalam keragaman pilihanya, mulai dari yang
berbasis, saham, obligasi atau pasar uang. Jadi pilihan investasi
reksadana lebih banyak yang ditawarkan, investor tinggal memilih yang
sesuai dengan keinginan dan juga resiko yang siap ditanggungnya.
4. Investasi Saham Obligasi
Obligasi yang diterbitkan oleh Negara menarik untuk diambil, karena
bungannya lebih tinggi dari pada deposito. Namun deposito yang
diterbitkan oleh koorporasi harus diwaspadai karena tingkat keamanannya
patut diwaspadai.
5. Investasi Tanah dan Bangunan
Investasi ini digolongkan sebagai investasi jangka panjang, dimana
harga tanah dan bangunan semakin lama semakin melambung tinggi.
Mana yang lebih menguntungkan?
Semua investasi pada dasarnya baik, itu semua tergantung dari
keberanian akan resiko yang akan investor terima serta jangka waktunya.
Yang paling baik kalau kita punya semuanya memang terlihat rakus,
tetapi kita bisa lihat dari fungsi dan kegunaan investasi itu, misalkan
tabungan sebagai investasi yang paling tradisional harus kita miliki
untuk menyimpan uang untuk bertransaksi dan untuk cadangan. Emas
terbukti sebagai investasi yang terbaik di saat yang terburuk karena
bisa sebagai cadangan kalau terjadi inflasi yang sangat tinggi.
Investasi asuransi berfungsi untuk melindungi sekaligus mendapatkan
keuntungan dari investasi tesebut.
Reksadana memiliki resiko yang lebih kecil dibandingkan dengan
obligasi. Dan investasi tanah dan bangunan memiliki tingkat resiko yang
lebih rendah juga dan kita mendapatkan keuntungan secara tidak langsung
karena nilai gunanya makin lama makin tinggi.
Sumber: wealthindonesia.com